BPBD Sekadau Antisipasi Longsor Susulan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau Akhmad Suryadi memastikan, banjir bandang yang melanda Dusun Nuak, Desa Rirang Jati Kecamatan Nanga Mahap, tidak menelan korban jiwa.

Namun, musibah yang terjadi pada Jumat (4/3) malam itu menyebabkan sekitar 87 rumah diterjang air bah yang mengandung lumpur.

“Untuk korban jiwa dipastikan tidak ada. Tapi kemungkinan longsor susulan akan terjadi apabila hujan turun lagi, karena ada satu bukit lagi yang berpotensi longsonr,” ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id usai menyerahkan bantuan, Sabtu (5/4/2016).

Selain itu, ia juga menuturkan anggota BPBD akan bersiaga di lokasi demi mengantispasi terjadinya lonsgor susulan.
Akhmad menambahkan, sebanyak 87 rumah dan 87 KK serta 348 jiwa terkena musibah banjir dan tanah longsor di Kecamtan Nanga Taman.

“Kecamatan Nanga Taman yang terkenaa musibah banjir dantanah longsor ada sebanyak 87 rumah dengan 87 KK dan 348 jiwa. Dan untuk kecamatan Nanga Mahap yang terkena banjir sebanyak 95 rumah, 95 KK dengan 303 jiwa,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *