BPBD Sanggau Petakan Wilayah Rawan Bencana

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau memetakan potensi bencana yang kemungkinan bisa terjadi sewaktu-waktu pada beberapa wilayah.

BPBD mencatat keseluruhan kecamatan yang ada di Kabupaten Sanggau, didominasi oleh rawan bencana banjir dan tanah longsor. Sedangkan rawan angin puting beliung hanya berpotensi di empat kecamatan. Lantas, untuk potensi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berada di tujuh kecamatan.

Menurut Kasi Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Sanggau, Hendra Fahlevi mengungkapkan, rata-rata semua kecamatan berpotensi rawan bencana banjir. Walaupun hanya beberapa desa di setiap kecamatan.

Untuk wilayah kecamatan yang rawan bencana banjir, yakni kecamatan Kapuas terdapat 3 titik, Parindu 2 titik, Mukok 4 titik, Bonti 12 titik, Jangkang 5 titik, Kembayan 7 titik, Beduai 4 titik, Sekayam 4 titik, Entikong 4 titik, Noyan 5 titik, Tayan Hulu 2 titik, Tayan Hilir 2 titik, Batang Tarang 13 titik serta Meliau 6 titik.

Sementara untuk wilayah rawan longsor yakni di Kecamatan Kapuas 4 titik, Mukok 1 titik, Bonti 2 titik, Jangkang 4 titik, Entikong 1 titik, Tayan Hulu 1 titik, Tayan Hilir 2 titik, Batang Tarang 4 titik, Meliau 3 titik. Lantas potensi kerawanan angin puting beliung masing-masing di Kecamatan Kapuas 2 titik, Bonti 1 titik, Tayan Hilir 1 titik serta Meliau 1 titik.

“Untuk potensi kerawanan karhutla masing-masing di kecamatan Mukok 1 titik, Bonti 1 titik, Jangkang 3 titik, Tayan Hulu 1 titik, Tayan Hilir 1 titik, Batang Tarang 1 titik dan Toba 3 titik,” jelasnya.

Dijelaskan, pemetaan daerah rawan bencana tersebut dilakukan pihaknya sebagaimana yang diatur undang undang yakni kewenangan dalam membuat peta rawan bencana.

“Selain itu juga ada kewajiban kinerja yang indikatornya berupa potensi rawan bencana dan indeks risiko bencana,” timpalnya.

Mencermati kondisi tersebut, masyarakat dan pemerintah kecamatan dihimbau untuk menerapkan status siaga bencana, guna menghindari korban di daerah masing-masing.

(Muhammad/Dede)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *