Strategi dan Kebijakan

Strategi

Strategi Jangka Menengah BPBD Kabupaten Sanggau Tahun 2014-2019 sebagai berikut :

  1. Meningkatkan keterpaduan program dan anggaran.
  2. Meningkatkan optimalisasi pendidikan, pelatihan, bimtek serta sosialisasi perundang-undangan.
  3. Meningkatkan sarana dan prasarana.
  4. Meningkatkan standar penyelenggaraan penanggulangan bencana.
  5. Mewujudkan standar dan prosedur penyelenggaraan penanggulangan bencana.
  6. Melaksanakan penyusunan informasi daerah rawan bencana yang mudah diakses oleh masyarakat.
  7. Mengimplementasikan teknologi pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
  8. Mengoptimalkan hubungan kerjasama masyarakat dan lembaga usaha dalam menghadapi bencana.
  9. Mengoptimalkan pelaksanaan sosialisasi potensi dan gladi / simulasi bencana.
  10. Meningkatkan pelaksanaan pengkajian dan penentuan status darurat
  11. Mengoptimalkan penyelamatan evakuasi korban dan harta benda;
  12. Mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan dan pengurusan pengungsi;
  13. Mengelola sumberdaya bantuan bencana tepat sasaran.
  14. Meningkatkan akurasi penilaian kerusakan dan kerugian akibat
  15. Mengoptimalkan rehabilitasi dan rekonstruksi.

 

Kebijakan

Sesuai dengan visi, misi dan tujuan BPBD Kabupaten Sanggau Tahun 2014-2019 dalam rangka mewujudkan keberhasilan penanggulangan bencana diperlukan suatu rencana penanggulangan bencana yang berkualitas serta kebijakan lainnya yang akan mendukung pencapaian tujuan, maka arah kebijakan adalah sebagai berikut :

  1. Peningkatan keterpaduan program dan anggaran.
  2. Peningkatan kesempatan pendidikan, pelatihan dan bimtek serta sosialisasi perundang-undangan.
  3. Penyediaan sarana dan prasarana.
  4. Penyusunan standar penyelenggaraan penangulangan bencana;
  5. Penyusunan Protap penyelenggaraan kebutuhan dan prosedur penyelenggaraan penanggulangan bencana;
  6. Pendataan daerah potensi bencana melalui peta rawan bencana;
  7. Penetapan rencana penyelenggaraan penanggulangan bencana;
  8. Peningkatan dan pengembangan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat;
  9. Pelaksanaan sosialisasi potensi dan gladi / simulasi bencana.
  10. Pengkajian dan penentuan status darurat bencana;
  11. Penyelamatan, evakuasi korban dan harta benda;
  12. Pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan dan pengurusan pengungsi;
  13. Penyelamatan dan pemulihan prasarana dan sarana;
  14. Penanganan pengungsi secara adil (sesuai standar pelayanan).
  15. Penilaian kerusakan dan kerugian akibat bencana;
  16. Penetapan prioritas kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana fisik serta dampak sosial ekonomi pasca bencana;
  17. Perencanaan serta pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana fisik serta dampak sosial ekonomi pasca bencana.