APEL HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA 2026, BPBD SANGGAU TEKANKAN PENTINGNYA KESIAPSIAGAAN BERSAMA
Sanggau – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau melaksanakan Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di halaman kantor BPBD Kabupaten Sanggau, Selasa (28/4). Kegiatan ini diikuti oleh unsur TNI/Polri, PMI, pemadam kebakaran, ASN, serta tamu undangan lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengurangan risiko bencana.
Dalam sambutannya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sanggau menyampaikan bahwa peringatan HKB tahun ini mengusung tema “Siap untuk Selamat” dengan subtema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”. Tema tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana serta melatih kemampuan evakuasi mandiri.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sanggau memiliki potensi bencana kategori sedang, seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan. Hal ini terbukti dari kejadian banjir pada Januari 2026 yang melanda 18 desa di 4 kecamatan dan mengakibatkan ditetapkannya status siaga darurat berdasarkan Keputusan Bupati Sanggau Nomor 27/BPBD/2026.
Lebih lanjut disampaikan, penanganan bencana telah melibatkan berbagai unsur pentahelix guna melakukan penyelamatan, perlindungan, serta pemenuhan kebutuhan logistik korban. Oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana.
Kepala Pelaksana juga menyoroti kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu-ibu, dan anak-anak yang memiliki risiko tinggi terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya pemahaman dan kemampuan penyelamatan diri bagi kelompok tersebut.
Selain itu, ditegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan apel tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen dalam menghadapi bencana.
Di akhir sambutannya, seluruh peserta diajak untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko bencana, mengenali tanda-tanda alam, serta membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan penanggulangan bencana. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan Sanggau yang tangguh bencana menuju visi “Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan” serta Indonesia tangguh bencana.
Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk membangun kesiapsiagaan sejak dini, memahami risiko, serta meningkatkan budaya sadar bencana sebagai tanggung jawab bersama.




